Ciamis Lanjutkan Pembelajaran Tatap Muka Semua Tingkatan Mulai Pekan Depan

Mengawali semester genap tahun ajaran 2021/2022, Senin (10/1/2022) Ciamis, Jawa Barat melanjutkan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua tingkatan sekolah. Hal tersebut ditegaskan Bupati Ciamis H Herdiat Sunarya pada rapat persiapan pelaksanaan PTM di Ruang Vidcon Kantor Bupati Ciamis, Sabtu (8/1/2022) sore. Rapat diikuti secara virtual oleh satuan pendidikan se Ciamis.

Rapat persiapan PTM tersebut dihadiri langsung oleh Wabup Yana D Putra, Kadisdik Ciamis Asep Saeful Rahmat dan perwakilan dari Kantor Kemenag Ciamis. Sesuai dengan Inmendagri No. 1 tahun 2022, menurut Bupati Herdiat, Ciamis sudah berada di Level 1 dalam penanganan Covid 19, terhitung sejak tanggal 4 Januari 2022. Dari kerja keras semua pihak, realisasi vaksinasi di Ciamis sudah mencapai 71,56 persen dan kasus konfirmasi positif sudah kosong (nihil) selama 3 bulan terakhir.

“Meskipun demikian, warga Ciamis tetap harus hati hati. Harus tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan,’ ujar Herdiat pada rapat persiapan PTM tersebut. Dari survei yang dilakukan Dinas Kesehatan Ciamis sebulan sebelumnya, menyimpulkan bahwa semua satuan pendidikan (sekolah) di Ciamis sudah siap melaksanakan PTM. “Pelaksanaan PTM akan dievaluasi setiap minggu. Diharapkan pihak sekolah aktif memberikan laporan mingguan tersebut,” katanya.

Untuk pelaksanaan PTM lanjutan tersebut menurut Herdiat, pendidik maupun tenaga kependidikan di satuan pendidikan harus sudah divaksin. Bagi memiliki kormobid atau ada rekomendasi dokter untuk tidak divaksin, mengajarnya dilakukan secara daring (online). Dan bagi murid sekolah usia 6 11 tahun, ditargetkan tanggal 15 Januari sudah 100 persen tuntas.

Pelaksanaan PTM di tiap sekolah kata Herdiat, harus tetap melaksanakan prokes secara ketat. Baik itu kewajiban pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Pihak sekolah juga harus menyediakan sarana dan prasarana prokes.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.